Lagi kangen banget pingin makan kimchi... :)
Sejak pertama coba makan kimchi, langsung doyan. Selalu kangen sama rasa kimchi yang gmana.... gitu. Bikin lidah rasanya menari kesenengan deh... hehehe...
Emang udah kimchi addict sih, sampe2 cobain kimchi dari berbagai merk yang ada di supermarket...
Mungkin belum semua dicobain, karena belum pernah menjelajah ke supermarket korea yang ada di jakarta selatan (korean town-nya orang korea yang tinggal di jakarta)
Ternyata kimchi buatan Indonesia juga cukup enak loh :D
Kimchi juga termasuk makanan fermentasi yang baik untuk kesehatan.
Kimchi adalah
makanan tradisional
Korea, salah satu jenis
asinan sayur hasil
fermentasi yang diberi bumbu pedas. Setelah digarami dan dicuci, sayuran dicampur dengan bumbu yang dibuat dari
udang krill,
kecap ikan,
bawang putih,
jahe dan bubuk
cabai merah.
Sayuran yang paling umum dibuat kimchi adalah
sawi putih dan
lobak. Di zaman dulu, kimchi diucapkan sebagai
chim-chae (
Hangul: 침채;
Hanja: 沈菜) yang berarti "sayuran yang direndam."
Di Korea, kimchi selalu dihidangkan di waktu makan sebagai salah satu jenis
banchan yang paling umum. Kimchi juga digunakan sebagai bumbu sewaktu memasak sup kimchi (
kimchi jjigae), nasi goreng kimchi (
kimchi bokkeumbap), dan berbagai masakan lain
Kimchi dibuat dari beraneka ragam bahan sesuai dengan jenis kimchi
dan selera orang yang membuatnya. Kimchi yang paling dikenal di luar
Korea adalah baechu kimchi yang dibuat dari sawi putih (배추,
baechu) dan lobak (무,
mu) dicampur
bawang putih (마늘,
maneul),
cabai merah (빨간고추,
ppalgangochu),
daun bawang (파,
pa),
cumi-cumi (오징어
ojingeo),
tiram (굴,
gul) atau
makanan laut lain,
jahe (생강,
saenggang),
garam (소금,
sogeum), dan
gula (설탕,
seoltang).
Museum Kimchi Pulmuone yang ada di
Seoul
mencatat 187 jenis kimchi, mulai dari kimchi zaman dulu hingga kimchi
zaman sekarang. Variasi kimchi yang mudah dikenali, misalnya:
ggakdugi (
깍두기) dengan bahan utama lobak dipotong berbentuk kubus, kimchi ketimun yang disebut
oisobaegi (
오이소박이), dan
kkaennip (
깻잎) berupa susunan daun
perilla yang direndam dengan
kecap asin,
cabai merah,
bawang putih, dan
daun bawang.
Bakteri laktobasilus yang berperan dalam proses fermentasi kimchi menghasilkan
asam laktat dengan kadar yang lebih tinggi daripada
yogurt
 |
| kimchi buatan indonesia :) |
|
Kimchi dibuat dari berbagai jenis sayuran sehingga mengandung kadar
serat makanan yang tinggi, namun rendah kalori. Sebagian besar kimchi
dibuat dari sayuran seperti
bawang bombay,
bawang putih, dan cabai yang baik untuk kesehatan. Kimchi kaya dengan
vitamin A, thiamine (B1), riboflavin (B2), kalsium, zat besi
[5][6], dan bakteri asam laktat yang baik untuk pencernaan. Pada tahun 2000, strain bakteri asam laktat (strain MT-1077
T) penghasil
bakteriosin yang diisolasi dari kimchi diberi nama
Lactobacillus kimchi.
[7][8][9]
Kimchi disebut sebagai salah satu dari lima "makanan tersehat di dunia" menurut majalah
Health Magazine. Kimchi kaya dengan vitamin, membantu pencernaan, dan kemungkinan dapat mencegah
kanker.
[10]
Sayuran yang sudah lama diketahui baik untuk kesehatan, apalagi
ditambah kultur bakteri hidup pada kimchi yang lebih banyak dari yogurt.
Pemakaian cabai merah dalam jumlah banyak pada kimchi juga sering
disebut-sebut baik untuk kesehatan
Kimjang (
hangul: 김장) adalah tradisi orang Korea membuat kimchi,
ggakdugi, dan
dongchimi dalam jumlah besar di hari-hari
musim dingin. Tradisi ini dilakukan pada hari cerah ketika angin dingin bertiup (awal
November hingga pertengahan
Desember).
Setelah hari kimjang ditentukan oleh anggota keluarga, kerabat, dan
tetangga, mereka berkumpul di satu tempat untuk beramai-ramai membuat
kimchi. Satu keluarga yang terdiri dari empat orang biasanya memerlukan
sawi berukuran besar antara 40-50 buah.
[11] Setelah dicuci, ditaburi
garam,
dan direndam di dalam air pada hari sebelumnya, lembar demi lembar daun
sawi diolesi dengan bumbu kimchi hingga merata oleh para wanita dalam
keluarga. Kimjang juga merupakan kesempatan untuk meneruskan resep
keluarga, dari
nenek ke
ibu, dari ibu ke anak perempuan, dan dari
mertua ke
menantu.
Kimchi yang dibuat diperkirakan cukup untuk dimakan hingga
musim semi tahun berikutnya (sekitar
Mei-
April).
Tradisi ini tidak hanya berarti menyiapkan makanan untuk musim dingin,
melainkan juga ucapan bersyukur orang Korea telah melewatkan satu tahun
dengan selamat, dan awal memulai kehidupan pada tahun yang baru
Di Korea dikenal
lemari es khusus untuk kimchi. Sebagian besar orang Korea membuat kimchi dalam jumlah banyak sewaktu panen sawi putih di
musim dingin sehingga perlu lemari es khusus untuk menyimpan persediaan kimchi selama setahun.
Orang Korea sering mengucapkan "
kimchi" sewaktu berfoto agar terlihat sedang tersenyum sebagai pengganti kata "
cheese" yang sering diucapkan penutur
bahasa Inggris.
Referensi
- Lee, Iksop (2000). The Korean Language. Albany, NJ: State University of New York Press. ISBN 0-7914-4831-2.
- ^ 김치의 이름(명칭) from Hankyorei21
- ^ =46 "고추". Encyclopedia of Korean national culture. Diakses pada 9 Desember 2006.
- ^ Introduction to Korean Food, Kimchi: History
- ^ Kimchi Origin
- ^ "Food in Korea". Asianinfo.com. Diakses pada 30 Januari 2007.
- ^ "Kimchi". Tour2korea.com. Diakses pada 30 Januari 2007.
- ^ http://ijs.sgmjournals.org/cgi/reprint/50/5/1789.pdf
- ^ Jung-Sook
Leea, Gun-Young Heoa, Jun Won Leea, Yun-Jung Oha, Jeong A Parka,
Yong-Ha Parka, Yu-Ryang Pyunb and Jong Seog Ahn; Analysis of kimchi
microflora using denaturing gradient gel electrophoresis. International
Journal of Food Microbiology Volume 102, Issue 2, 15 Juli 2005, hlm.
143-150
- ^ Myungjin
Kim and Jongsik Chun; Bacterial community structure in kimchi, a Korean
fermented vegetable food, as revealed by 16S rRNA gene analysis.
International Journal of Food Microbiology, Volume 103, Issue 1, 15
Agustus 2005, hlm. 91-96
- ^ "World's Healthiest Foods: kimchi". Health Magazine. Diakses pada 30 Maret 2006.
- ^ "キムジャンを追う!~韓国冬の風物詩~part1". Konest. Diakses pada 15 November 2009.
- Foto-foto kimchi dokumentasi dari koleksi pribadi :)